Lampaui Ekspektasi Analis, Kredit BRI Tumbuh di Atas Target
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat pertumbuhan kredit sepanjang semester I-2026 mencapai 16,2% yoy atau Rp1.646 triliun, melampaui rencana bisnis tahun ini. Laba bersih BRI mencapai Rp31,2 triliun, naik 17,5% yoy, melampaui perkiraan analis seperti Indo Premier Sekuritas dan JP Morgan. Komposisi kredit UMKM mencapai 75,1% dengan pertumbuhan 8,6% yoy. Kualitas aset membaik, terlihat dari penurunan rasio NPL menjadi 2,9% dan peningkatan NPL coverage menjadi 180%. Rasio LAR turun menjadi 9,2% dengan LAR coverage naik 57%. Pertumbuhan kredit didorong oleh segmen korporasi (47% yoy) dan komersial (58% yoy). Manajemen BRI menaikkan panduan pertumbuhan kredit FY26 menjadi 8-10% dari 7-9%, sementara JP Morgan menilai penempatan dana pemerintah serta suku bunga tinggi di BI akan memperkuat margin bunga bersih (NIM). BRI tetap mempertahankan panduan NIM tanpa revisi, menjadi satu-satunya bank BUMN besar yang tidak mengubah targetnya. tags": ["kredit BRI", "pertumbuhan kredit", "NPL", "UMKM", "BNI Sekuritas"]
Bagikan
Berita terkait
Transisi Energi Indonesia Masuk Fase Eksekusi, Kementerian ESDM Ungkap Capaian 17,3 Persen
JawaPos · 2 September 2026 pukul 20.01
Respon Ketidakpastian Global, Gubernur BI Destry Damayanti Andalkan Bauran Kebijakan
JawaPos · 2 September 2026 pukul 20.01
Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur BI, Ini Harapan Purbaya hingga Dirut BEI
kumparan · 2 September 2026 pukul 20.00
Cek! Tarif Listrik PLN September
Detik.com · 2 September 2026 pukul 19.52