Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Laporan Keuangan Jadi Bahan Bakar Saham Tambang, Siapa Paling Menarik?

Pendapatan emiten tambang diproyeksikan mencapai US$4,5 miliar pada paruh pertama 2026, naik 38% secara tahunan, menjadi sentimen positif bagi saham tambang pelat merah. Kenaikan lebih ditopang oleh harga jual, waktu penjualan, dan bauran produk, bukan pemulihan volume produksi secara luas. Analis BRI Danareksa Sekuritas merekomendasikan saham seperti ANTM, TINS, AMMN, INCO, NCKL, MBMA, BRMS berdasarkan laba, ketahanan risiko kebijakan, dan visibilitas eksekusi. Contoh realisasi: INCO mencatat laba semester I-2026 naik empat kali lipat menjadi US$104,37 juta, sementara TINS mencapai Rp2,71 triliun, melewati target tahunan. Saham tambang mulai rebound namun selektif, dengan investor mencermati apakah perbaikan harga komoditas meningkatkan margin dan profitabilitas perusahaan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait