IIF Perluas Bisnis Pembiayaan dan Advisory di Semester I 2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) mencatat kinerja positif pada semester I 2026 dengan memperluas bisnis pembiayaan dan layanan advisory. Total aset IIF per Juni 2026 mencapai Rp15 triliun, tumbuh 4,6% secara year-on-year. Aset produktif berupa pinjaman dan surat berharga naik 4,9% yoy menjadi Rp13,4 triliun. Sepanjang semester I, IIF membukukan enam komitmen pembiayaan dan investasi baru senilai Rp2,5 triliun, melonjak lebih dari tiga kali lipat dibanding total realisasi sepanjang 2025 yang hanya Rp799 miliar. Pembiayaan tersebut dialirkan ke sektor kesehatan, pelabuhan, telekomunikasi dan pusat data, serta energi terbarukan.
Dari sisi advisory, IIF meraih sembilan mandat baru senilai Rp19 miliar, naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya. Salah satunya adalah keterlibatan dalam proyek Waste-to-Energy (WTE) untuk mendukung pengelolaan sampah terpadu di perkotaan. Presiden Direktur IIF Rizki Pribadi Hasan menyatakan optimistis meski laba semester I lebih rendah, mengingat permodalan yang kuat, penurunan biaya dana, serta dukungan pemegang saham dan mitra bisnis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 2 Agustus 2026 pukul 18.48
IIF Biayai 6 Proyek Infrastruktur di Semester I-2026, Nilainya Rp 2,5 T
CNBC Indonesia · 2 Agustus 2026 pukul 15.00
Video: Manfaatkan Ekosistem IKN, KEK MBTK Siap Jadi Magnet Investasi
JPNN.com · 2 Agustus 2026 pukul 07.07
Permintaan Emas di Indonesia Melonjak 40 Persen Kuartal II 2026
CNBC Indonesia · 1 Agustus 2026 pukul 14.30
Daftar 4 Tol di RI yang Bisa Didarati Jet Tempur F-16
Berita terkait
ATI Dorong Model Pembiayaan Baru Jalan Tol, Kepastian Investasi Perlu Diperkuat
JPNN.com · 13 Agustus 2026 pukul 01.13
ATI Dorong Model Baru Pembiayaan Tol: Kurangi Beban APBN, Perbesar Peran Swasta
JPNN.com · 10 Agustus 2026 pukul 06.15
Prabowo: S&P hingga Lianhe Akui Fundamental Ekonomi Indonesia Kokoh dan Layak Investasi
JawaPos · 15 Agustus 2026 pukul 10.46
RI Contoh India Ajak Swasta Manfaatkan Aset BUMN yang Tak Maksimal
kumparan · 15 Agustus 2026 pukul 08.33