Leni Ubah Sampah Jadi Harapan, Holding Ultra Mikro Dampingi Perjuangannya di Danau Sipin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347850/original/015201500_1789370748-1.jpg)
Leni, mantan atlet dayung nasional dari Danau Sipin, Jambi, berhenti karier olahraganya pada 2010 untuk merawat anaknya yang lahir dengan kondisi kulit langka. Untuk biaya pengobatan, ia menjual medali-medali yang pernah diperolehnya. Kembali ke Danau Sipin yang dipenuhi sampah, Leni mendirikan Dayung Habibah dan Bank Sampah Dayung Habibah untuk mengolah sampah dan menggerakkan ekonomi warga sekitar. Pada 2018, ia bergabung dengan program Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero), mendapatkan pembiayaan ultra mikro tanpa agunan sebesar Rp2.500.000 yang kemudian tumbuh hingga Rp10.000.000. Modal ini mendukung usaha pengolahan sampah yang kini mempekerjakan empat karyawan tetap dan melibatkan 15 perempatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 14 September 2026 pukul 11.00
Danau Sipin Kembali Bersinar, Leni Rajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro
kumparan · 14 September 2026 pukul 10.47
Kisah Leni Merajut Harapan dari Danau Sipin di Jambi bersama Holding Ultra Mikro
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 10.53
Mantan Atlet Dayung Ini Merajut Harapan Bersama Holding Ultra Mikro
Berita terkait
Kisah Leni Ubah Kondisi Danau Sipin Bersama Holding Ultra Mikro
CNN Indonesia · 14 September 2026 pukul 13.29
Kisah Leni, Mantan Atlet Dayung yang Bangkit dan Hidupkan Kembali Danau Sipin
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 12.45
Perkuat Ekosistem Pembiayaan dan Pemberdayaan Keluarga Prasejahtera
Media Indonesia · 13 September 2026 pukul 21.00
Beasiswa PNM Sambungkan Mimpi Pendidikan Anak Nasabah Mekaar
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 16.44