Letusan Anak Krakatau Tak Bisa Diremehkan, Sejarah Kelamnya Pernah Bikin Geger Dunia
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau kembali erupsi pada Jumat malam 4 September 2026 hingga Sabtu dini hari 5 September 2026, menambah kekhawatiran publik terkait aktivitas vulkanik di Selat Sunda. Gunung api ini telah berada pada Level III (Siaga) sejak 2 Juli 2026 dan dikenal aktif secara sporadis sejak muncul dari laut pada 1920-an. Anak Krakatau pernah menyebabkan bencana besar pada 22 Desember 2018 ketika letusannya memicu tsunami Selat Sunda yang menewaskan ratusan orang di pesisir Banten dan Lampung. Tragedi ini mengingatkan betapa ancamannya gunung api di kawasan tersebut, terutama karena letusan dapat memicu tsunami hanya 24 menit setelahnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 20.26
Erupsi Menerus Anak Krakatau Telah Berakhir, PVMBG: Tetap Waspada Potensi Letusan
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 12.55
Anak Krakatau Siaga III, ASDP Buka Suara soal Penyeberangan Merak
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 08.02
Anak Krakatau Batuk, Pakai Masker dong
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 21.30
Penjelasan Badan Geologi soal Dentuman Misterius di Bandung, Terkait Erupsi Anak Krakatau?
Berita terkait
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Meluas, Prabowo Minta Masyarakat Waspada
VOI · 7 September 2026 pukul 08.15
8 Bandara Masih Ditutup Sampai Pagi Ini, Termasuk Halim dan Soetta
SINDOnews · 7 September 2026 pukul 08.06
Daftar 8 Bandara yang Ditutup Imbas Erupsi Anak Krakatau Hari Ini
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 08.05
Erupsi Anak Krakatau Siaga III, Profesor BRIN Ingatkan Bahaya Tsunami Tanpa Gempa
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 08.00