Likuiditas dan Modal Tetap Kuat, BRI Siap Lanjutkan Pertumbuhan Bisnis secara Sehat
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342103/original/072128400_1788751092-WhatsApp_Image_2026-09-07_at_08.20.35.jpeg)
PT BRI mencatat kinerja positif pada Triwulan II 2026 didukung likuiditas memadai (LDR 90,8%), permodalan kuat (CAR 21,5%), dan struktur pendanaan berkualitas. DPK mencapai Rp1.581 triliun dengan pertumbuhan 6,7% yoy, sementara rasio CASA meningkat dari 65,5% ke 67,6%. Kualitas aset membaik dengan NPL turun dari 3,07% ke 2,9%, dan risiko kredit (LaR) menurun dari 9,6% ke 9,1%. Laba bersih mencapai Rp31,2 triliun dengan pertumbuhan 17,5% yoy, terutama dari akselerasi kredit 16,2% menjadi Rp1,646 triliun.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.38
Ekspansi Sehat, Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026
Berita terkait
Laba bersih BRI naik 17,5 persen capai Rp31,2 T hingga TW-II 2026
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 11.35
Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Kualitas Aset Tetap Terjaga lewat Strategi Pertumbuhan Selektif
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 08.39
Penyaluran Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Lampaui Pertumbuhan Perbankan Nasional
Liputan6.com · 3 September 2026 pukul 09.08
Kinerja BRI Moncer, Pegadaian Sumbang Lebih Dari 20% Laba Bersih
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.00