Kredit BRI Tumbuh 16,2 Persen, Kualitas Aset Tetap Terjaga lewat Strategi Pertumbuhan Selektif
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9342027/original/069175700_1788745138-169a1d37-c156-4053-b782-8bb1d413df23.jpeg)
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat pertumbuhan kredit 16,2% YoY pada Triwulan II 2026, di atas industri perbankan. Kualitas aset membaik dengan NPL turun dari 3,0% ke 2,9%, LaR menjadi 9,1% dari 9,6%, dan CoC turun dari 3,4% ke 3,1%. BRI menerapkan strategi selective growth dengan fokus pada sektor/nasabah berrisiko terukur, penguatan early warning system, serta pengelolaan risiko end-to-end. UMKM tetap menjadi core business dengan pemantauan risiko ketat. Total aset BRI mencapai Rp2.352 triliun (11,7% YoY), laba bersih Rp31,2 triliun (17,5% YoY).
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 September 2026 pukul 14.38
Ekspansi Sehat, Laba BRI Capai Rp31,2 Triliun di Triwulan II 2026
Berita terkait
Risiko Kredit BRI Turun, Biaya Kredit Susut Jadi 3,1%
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 10.10
Likuiditas dan Modal Tetap Kuat, BRI Siap Lanjutkan Pertumbuhan Bisnis secara Sehat
Liputan6.com · 7 September 2026 pukul 10.18
Transaksi dan Ekosistem Terus Tumbuh, Kinerja BMRI Tetap Solid
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 16.01
BRI Jaga Kualitas Aset, Pertumbuhan Selektif dan Prinsip Kehati-hatian
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 11.15