Jakarta · Kamis, 27 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Limbah Sasirangan Capai 250 Liter per Produksi, Kemenperin Olah hingga Bisa Dipakai Kembali

Setiap proses produksi kain sasirangan di Sentra Sasirangan Timbaan, Tapin, Kalimantan Selatan, menghasilkan 250 liter limbah cair per produksi. Sebelum ada pengolahan, limbah hanya ditampung di sumur resapan 500 liter tanpa pengolahan. Kementerian Perindustrian memasang IPAL berkapasitas 3.500 liter melalui Program DAPATI untuk mengolah limbah pewarnaan. IPAL terdiri dari 7 bak pengolahan dengan teknologi elektrokoagulasi dan penyaringan menggunakan bahan lokal seperti ijuk, arang, dan sabut kelapa. Pengujian laboratorium menunjukkan penurunan signifikan: H2S 98,75%, minyak dan lemak 97,33%, fenol 91,66%, BOD 81,77%, COD 80,44%, TSS 40,74%. Hampir semua parameter memenuhi baku mutu Pemerintah, kecuali minyak dan lemak yang perlu dioptimalkan. Air hasil pengolahan 90% dapat dipakai kembali untuk pembersihan peralatan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait