Lippo Karawaci Rombak Komisaris & Tarik 20,7 Juta Saham Treasuri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) melakukan perubahan susunan komisaris dan penarikan kembali saham treasuri sebanyak 20.700.600 lembar selama Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, pada 14 September 2026. Dalam pertemuan tersebut, Anand Kumar mengundurkan diri dari jabatannya sebagai komisaris. Pemegang saham juga menyetujui penarikan kembali saham treasuri yang diperoleh dari buyback selama 2020-2023, dengan nilai nominal Rp100 per saham atau total Rp2.070.060.000. Penarikan ini dilakukan untuk menyelesaikan status saham treasuri dan menata struktur permodalan perusahaan.
Akibat penarikan saham tersebut, modal ditempatkan dan disetor LPKR turun dari Rp7.089.801.836.900 (70.898.018.369 saham) menjadi Rp7.087.731.776.900 (70.877.317.769 saham). Susunan dewan komisaris dan direksi juga ditetapkan kembali untuk masa jabatan hingga RUPST 2028. Presiden Direksi LPKR, Indra Yuwana, menyatakan bahwa langkah ini bertujuan memastikan tata kelola yang kuat untuk mendukung strategi pertumbuhan berkelanjutan dan menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 13.14
LPKR Perkuat Tata Kelola, RUPSLB Tetapkan Susunan Komisaris dan Direksi hingga 2028
Warta Ekonomi · 14 September 2026 pukul 11.30
LPKR Rapikan Tata Kelola dan Modal, Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan
Berita terkait
Sandiaga Uno Masuk Bursa Komisaris Utama Emiten Ini
Detik.com · 22 Agustus 2026 pukul 10.00
RUPSLB BEI Setujui Alex Widi Jadi Komut dan Perubahan Pemegang Saham
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 17.50
DSSA Alihkan hingga 9,63 Miliar Saham Treasuri per 10 Agustus 2026
CNBC Indonesia · 10 Agustus 2026 pukul 09.00
Direksi dan Komisaris Kompak Tinggalkan Emiten Rp1 Ini
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 14.50