Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Rosan Roeslani Ungkap Alasan Jakarta Dipilih Jadi Lokasi Awal PFII

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menjelaskan bahwa Pusat Keuangan dan Investasi Indonesia (PFII) akan beroperasi di Jakarta pada tahap awal. Keputusan ini diambil karena Presiden ingin PFII segera berjalan tanpa kehilangan momentum yang sudah ada. Hal ini disampaikan Rosan dalam Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN 2027 di Kantor Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Meski demikian, pemerintah tetap berkomitmen mengembangkan PFII di Bali sebagai lokasi jangka panjang. Jakarta dipilih sebagai titik awal karena pembangunan fisik dan kesiapan infrastruktur di Bali masih memerlukan waktu. Rosan menyebut Bali memiliki daya tarik khusus bagi investor global dan pengelola kekayaan keluarga (family office).

Rosan menambahkan, kehadiran PFII di Bali nantinya diyakini dapat memberikan dampak ganda (multiplier effect), terutama bagi sektor pariwisata. Ia menjelaskan bahwa para investor menilai ada nilai tambah jika berlokasi di Bali, karena selain bekerja, keberadaan mereka juga dapat mendongkrak pariwisata berkat daya beli (spending power) yang besar.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait