Jakarta · Senin, 17 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

LPS Bantah Fenomena Masyarakat 'Makan Tabungan', Apa Alasannya?

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) membantah adanya fenomena masyarakat mulai menggerus tabungan atau 'makan tabungan' di tengah kondisi ekonomi saat ini. LPS menyebut data terbaru justru menunjukkan simpanan masyarakat secara agregat masih tumbuh, termasuk simpanan kelompok nasabah kecil.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu menyampaikan simpanan di bawah Rp100 juta tumbuh 5,16 persen secara tahunan hingga Juni 2026. Simpanan di bawah Rp5 juta naik 7,36 persen, dan rekening Rp5 juta hingga Rp10 juta tumbuh 10,01 persen. Sementara itu, simpanan di atas Rp5 miliar tumbuh 15,44 persen dan menjadi pendorong pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan.

LPS memantau simpanan bersama OJK, BI, dan Kemenkeu menggunakan data seluruh rekening perbankan yang dijamin LPS. Anggito menilai data LPS lebih mencerminkan kondisi agregat dibandingkan hasil Mandiri Saving Index yang menunjukkan kontraksi tabungan. Menurutnya, indeks tersebut menggunakan basis perhitungan berbeda, yaitu Januari 2022, sehingga tidak bisa dibandingkan langsung dengan data LPS. Anggito menegaskan secara agregat seluruh kelompok simpanan masih bertumbuh, meskipun ada individu yang mengurangi tabungannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait