LRT Jakarta Telan Rp2,7 Triliun, Danantara Dihadapkan Proyek Minim Cuan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) tengah meninjau dukungan pendanaan untuk pengembangan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas yang membutuhkan anggaran Rp2,7 triliun. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung membuka kabar dana ini, sementara pakar transportasi Djoko Setijowarno menyatakan Danantara semestinya membantu membiayai infrastruktur transportasi meskipun tidak ada jaminan keuntungan nominal. Djoko menjelaskan keuntungan tidak langsung seperti penghematan biaya, pengurangan polusi, dan penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Pengembangan LRT Jakarta dan LRT Jabodebek akan dikelola oleh entitas berbeda (Jakpro dan PT KAI), namun sistem pembayarannya dapat diintegrasikan untuk memudahkan pengguna.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 09.20
Danantara Masuk Proyek LRT Jakarta, APBD DKI Bisa Lebih Lega
CNBC Indonesia · 28 September 2026 pukul 08.35
Video: Ganti Bus - Truk Logistik Jadi EV, Pengusaha Butuh Bantuan Ini!
SINDOnews · 27 September 2026 pukul 12.30
Pemprov DKI Tegaskan Jalur Sepeda Tetap Bertahan, Evaluasi Hanya Mencakup Stick Cone-Planter Box
Berita terkait
Berbagi Beban di Jalur Rel: Menakar Prospek Danantara di Megaproyek LRT Jakarta
Warta Ekonomi · 19 September 2026 pukul 10.20
Prabowo Perintahkan Danantara Ikut Biayai Kelanjutan Proyek LRT Jakarta Rp2,7 Triliun
Warta Ekonomi · 16 September 2026 pukul 16.13
Danantara Ikut Danai LRT Jakarta, Beban APBD DKI Bisa Berkurang
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 18.09
Rano Karno Beberkan Alasan Pemprov DKI Libatkan Danantara dalam Proyek LRT
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 17.55