Mahasiswa Rentan Mengalami Burnout di Tengah Padatnya Aktivitas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa rentan mengalami burnout, yaitu kelelahan fisik, mental, dan emosional akibat tingginya tuntutan akademik dan nonakademik. Pakar Psikologi Klinis UMY, Muhammad Arif Rizqi, menyatakan bahwa risiko burnout bervariasi pada setiap individu tergantung faktor risiko dan protektif masing-masing.
Penyebab utama burnout adalah buruknya manajemen diri dalam menyeimbangkan berbagai aktivitas. Gejala yang muncul meliputi kelelahan fisik berkepanjangan, emosi tidak stabil, rasa frustrasi terhadap rutinitas, serta penurunan motivasi dan konsentrasi belajar. Jika tidak ditangani, kondisi ini dapat merusak kesehatan mental dan menurunkan prestasi akademik.
Bagikan
Berita terkait
Pentingnya Penguatan Resiliensi untuk Mencegah Kasus Bunuh Diri
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.14
Kemenkes: "Burnout" nakes berisiko ganggu keselamatan pasien
ANTARA News · 17 September 2026 pukul 16.39
Mahasiswa Universitas Brawijaya Lompat dari Lantai 6 Diduga Hendak Bunuh Diri
Detik.com · 12 September 2026 pukul 03.21
Diduga Lompat dari Lantai 6, Mahasiswa FK Brawijaya Dirawat Intensif
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.53