Mahfud MD Mengaku Kecewa ke Prabowo, Sudah Bikin 3.000 Laporan Tapi Tak Ditindaklanjuti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Dr. Moh. Mahfud MD mengaku kecewa karena rekomendasi tim reformasi Polri pasca-kerusuhan Agustus 2025 tidak ditindaklanjuti oleh Presiden Prabowo Subianto. Tim reformasi yang dipimpin Jimly Asshiddiqie menyusun 3.000 halaman kajian, yang kemudian diringkas menjadi tiga halaman dan diserahkan ke Istana. Meski sempat disambut positif oleh Prabowo, eksekusi rekomendasi hingga kini tidak berjalan. Mahfud menilai gagasan reformasi hanya 'obat pereda nyeri sesaat' yang kemudian dilupakan setelah demonstrasi mereda. Sementara itu, pemerintah justru melakukan revisi UU Polri yang kontroversial, mengabaikan rekomendasi yang telah diserahkan.
Bagikan
- reformasi kepolisian
- mahfud md
- prabowo subianto
- kerusuhan agustus 2025
- rekomendasi tidak ditindaklanjuti
Berita terkait
Anwar Ibrahim Kirim Surat ke Prabowo Minta Bantuan soal Kasus Investasi Felda
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 18.13
PDID Minta Sikap Prabowo soal Karhutla Ditindaklanjuti dengan Langkah Hukum Nyata
JPNN.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.56
Profil Taufik, Plt Sekda Aceh Baru Usai M Nasir Dicopot Prabowo
CNN Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 17.50
Istana Ungkap Alasan Menhut Tak Ikut Rapat Karhutla Bareng Prabowo: Kebetulan
kumparan · 24 Agustus 2026 pukul 17.25