Maksimalkan Aset, KAI Siapkan Empat Mesin Pendapatan Baru
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9291209/original/008347500_1783508209-Direktur_Utama_PT_Kereta_Api_Indonesia__Persero___Bobby_Rasyidin-_8_Juli_2026b.jpg)
PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menargetkan kontribusi bisnis non-farebox mencapai 20-25% terhadap total pendapatan perusahaan pada 2045. Saat ini, sekitar 94% pendapatan KAI masih berasal dari bisnis transportasi (farebox), sementara bisnis non-farebox hanya menyumbang 6%. Untuk memperluas sumber pendapatan, KAI akan mengembangkan empat mesin pertumbuhan: aset operasional, aset berwujud, aset berbasis kapabilitas, dan aset teknologi. KAI mengelola sekitar 327,8 juta meter persegi lahan perkeretaapian yang berpotensi dikembangkan melalui properti, Transit-Oriented Development (TOD), layanan digital, MRO, manufaktur, dan jasa keahlian perkeretaapian.
Strategi ini didukung pertumbuhan basis pelanggan KAI Group yang mencapai 503,5 juta pelanggan pada 2025, naik 8,52% dari 464 juta pelanggan pada 2024. KAI mencatat sekitar 2,8 juta interaksi pelanggan per hari sebagai dasar pengembangan layanan digital dan bisnis berbasis data. Perusahaan juga mulai memanfaatkan AI dan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas operasi dan mengoptimalkan jaringan perkeretaapian.
Target akhir KAI pada 2045 adalah menjadi operator kereta api kelas dunia dengan volume penumpang mencapai 1,4 miliar pelanggan per tahun. Transformasi ini bertujuan meningkatkan efisiensi transportasi dan logistik serta memperkuat daya saing ekonomi nasional. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menekankan pentingnya beralih dari menunggu permintaan menjadi menciptakan peluang baru melalui optimalisasi aset, teknologi, dan inovasi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 19.11
KAI Masih Kaji Pembangunan Jalur Kereta di Kalimantan dan Bali
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 15.08
KAI Bangun 1.232 Hunian Dekat Stasiun Manggarai, Besok Digarap
kumparan · 20 Agustus 2026 pukul 10.34
BTN Siapkan SDM Hadapi Era AI, Bidik Produktivitas Lebih Tinggi
JawaPos · 20 Agustus 2026 pukul 00.16
Berhasil Angkut 503 Juta Pelanggan, KAI Targetkan Lebih Produktif Manfaatkan Teknologi
Berita terkait
Luhut Pandjaitan Ajak Universitas Tsinghua Garap Riset AI di Bali
JPNN.com · 4 Oktober 2026 pukul 21.08
AI di Sektor Manufaktur Masih Terkendala Tata Kelola dan Integrasi Alur Kerja
Warta Ekonomi · 2 Oktober 2026 pukul 23.47
INKA Belum Sanggup, KAI Bisa Ambil Pilihan Impor KRL dari Jepang
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 14.39
Transformasi Industri Makin Digital, Kampus Didorong Siapkan SDM Adaptif
JawaPos · 1 Oktober 2026 pukul 21.16