INKA Belum Sanggup, KAI Bisa Ambil Pilihan Impor KRL dari Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mempertimbangkan impor KRL dari Jepang untuk memenuhi kebutuhan transportasi publik. Langkah ini diambil karena kapasitas produksi PT INKA saat ini masih terbatas, sementara KAI berencana melakukan elektrifikasi pada jalur Jakarta-Cikampek, Jakarta-Sukabumi, dan Jakarta-Merak.
KAI mengusulkan pengadaan 23 trainset KRL bukan baru, yang terdiri dari 7 trainset formasi 12 kereta (SF12) dan 16 trainset formasi 8 kereta (SF8). Kebutuhan tambahan armada ini dipicu oleh lonjakan penumpang KRL Jabodetabek yang tumbuh 11,3% pada semester I-2026 dibandingkan periode sebelumnya. Keputusan akhir akan didiskusikan lebih lanjut dengan Menteri Perhubungan untuk mengkaji aspek biaya dan manfaat.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.49
INKA Rugi dan Banyak Utang, Danantara Pertimbangkan Suntik Modal
ANTARA News · 2 Oktober 2026 pukul 15.36
Danantara bertemu Menhub bahas rencana impor KRL bekas dari Jepang
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 18.44
KRL Pasar Minggu-UI Kembali Normal 2 Jalur
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 16.32
Pohon Tumbang di Jalur UI, Perjalanan KRL Arah Bogor Terganggu
Berita terkait
KAI Mau Impor KRL Bekas Jepang, Kemenperin Sebut Belum Ada Aturan
Detik.com · 30 September 2026 pukul 16.44
KAI Pesan 16 KRL Baru CLI-225, INKA Baru Kirim Segini
CNBC Indonesia · 26 September 2026 pukul 17.30
KAI Usul Impor KRL Bekas, PKB Minta Kondisi Kereta Layak dan Aman
Detik.com · 26 September 2026 pukul 06.16
Rute KRL Mau Diperpanjang, Armada Diminta Siap
Detik.com · 24 September 2026 pukul 10.51