Mal di Jalur Ganjil Genap Sepi, DPRD DKI Khawatir Investasi Lari dari Jakarta
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

DPRD DKI meminta Pemprov evaluasi kebijakan ganjil-genap jalur utama setelah penurunan omzet mal dan pusat ekonomi di sepanjang jalur. MTZ menyatakan kebijakan telah 10 tahun memberikan dampak positif pengendalian kemacetan, namun perlu dievaluasi dampaknya terhadap sektor ritel. Beberapa mal bahkan tutup akibat kebijakan tersebut. MTZ juga memperingatkan risiko pergeseran pusat perdagangan ke luar Jakarta yang dapat mengurangi investasi, lapangan kerja, dan pendapatan asli daerah (PAD). Evaluasi perlu mempertimbangkan indikator selain kemacetan seperti volume kendaraan, kecepatan rata-rata, dan waktu tempuh untuk mengukur dampak ekonomi secara menyeluruh.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 30 September 2026 pukul 16.12
Ganjil-Genap DKI Dievaluasi, Dampak Kemacetan dan Ekonomi Disoroti
Detik.com · 2 Oktober 2026 pukul 20.27
5 Perusahaan Antre IPO, Target Raup Rp 2 Triliun
JawaPos · 2 Oktober 2026 pukul 20.00
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, PKB sebut Industrialisasi Harus Diperkuat
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 16.55
IHSG Happy Weekend, Menguat 0,46% ke Level 6.036
Berita terkait
APM-SU Dorong Investasi Perkuat Ekonomi dan PAD Dairi
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 21.00
Tepat HUT ke-28, Bank Mandiri Tebar Dividen Interim Rp6,16 Triliun
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 13.45
Bom Waktu Data Center Siap Meledak, Rp 94.000 Triliun Langsung Menguap
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.20
Jadi Menko Hilirisasi, Bahlil Sempat Targetkan Megaproyek Rp618 T
CNBC Indonesia · 2 Oktober 2026 pukul 12.10