Ganjil-Genap DKI Dievaluasi, Dampak Kemacetan dan Ekonomi Disoroti
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4962576/original/061641700_1728346148-WhatsApp_Image_2024-10-08_at_00.06.54_d92272c6.jpg)
Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan mengevaluasi kebijakan ganjil-genap selama 10 tahun terakhir. Evaluasi mencakup dampak pada kemacetan, perekonomian, serta lokasi dan rute penerapan kebijakan. Menurut Kepala Dishub Budi Awaluddin, penerapan ganjil-genap dianggap efektif dalam mengurangi kemacetan dan memperbaiki arus lalu lintas. Namun, permintaan relaksasi penerapan kebijakan perlu dikaji lebih mendalam berdasarkan kondisi kemacetan saat ini. Hingga kini, tidak ada perubahan kebijakan ganjil-genap di Jakarta. Evaluasi masih berlangsung tanpa mengubah menerapkan kebijakan yang telah berjalan selama satu dekade.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 30 September 2026 pukul 10.55
Ganjil Genap Dievaluasi Usai 10 Tahun, Kadishub DKI: Rute Perlu Dikaji
kumparan · 29 September 2026 pukul 20.38
Pramono Pastikan Ganjil-Genap dan CFD Tak Berubah, Dishub Evaluasi Rutenya
Berita terkait
Satu Dekade Ganjil Genap, Kini Kebijakannya Dikaji Ulang
Liputan6.com · 28 September 2026 pukul 21.00
Ganjil Genap Dikaji Ulang, Waka DPRD DKI Ingatkan Jangan Langsung Direlaksasi
Detik.com · 28 September 2026 pukul 07.53
Gubernur DKI Evaluasi Ganjil-Genap dan CFD
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 09.16
Pemprov DKI Bersiap Mengocok Ulang Aturan Ganjil Genap, Pramono Bilang Begini
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.25