Marugame Udon Yogyakarta Uji Coba Penggunaan CNG Gaslink, Begini Hasilnya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gerai Marugame Udon di Kaliurang, Yogyakarta, telah melakukan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) Gaslink selama tiga bulan. Gaslink adalah produk gas bumi terkompresi dari PT Gagas Energi Indonesia, anak perusahaan PT PGN Tbk. Dari uji coba ini, kualitas api kompor CNG dinilai lebih biru dan memiliki tekanan yang lebih tinggi dibandingkan Liquefied Petroleum Gas (LPG). Supervisor Marugame Udon Kaliurang, Dedi Sugianto, menyatakan bahwa konsumsi CNG mencapai sekitar 1.000 meter kubik per bulan melalui tujuh tabung. Menurutnya, api CNG lebih baik untuk masakan dan tidak memerlukan perubahan besar pada infrastruktur dapur, hanya penyesuaian pada sistem instalasi penghubung gas.
Manfaat utama penggunaan CNG adalah stabilitas pasokan saat jam sibuk. Sistem CNG memungkinkan beberapa tabung terbuka secara otomatis, mengurangi masalah seperti pembekuan gas (frozen) atau kehabisan gas mendadak yang sering terjadi dengan LPG. Namun, dampak efisiensi biaya masih dalam tahap evaluasi, dengan selisih biaya yang belum signifikan meskipun CNG terasa sedikit lebih murah.
Area Head Jogja PT Gagas Energi Indonesia, Miranti Dia Pramesti, menjelaskan bahwa gerai Kaliurang menjadi proyek percontohan untuk konsep toko mandiri Marugame Udon. Jika uji coba berhasil, penggunaan CNG akan diperluas ke wilayah lain. Namun, perluasan ini belum menyentuh gerai di dalam pusat perbelanjaan karena sistem utilitas gedung yang terpusat.
Bagikan
Berita terkait
Bahlil: Uji Tabung CNG 3 Kg Tahap Akhir, Tinggal Uji Tembak 850 Derajat
Liputan6.com · 3 Agustus 2026 pukul 18.20
Pensiun Tak Cukup hanya Siapkan Dana, Kesehatan juga Wajib jadi Perhatian
JawaPos · 17 September 2026 pukul 22.30
Pembenahan Sistem Dermaga Belum Disentuh, Asosiasi Sopir Truk Pesimis Zero ODOL Bisa Terlaksana 2027
JawaPos · 17 September 2026 pukul 22.30
Sebelum Tumbang, Peringatan Keras Purbaya untuk Pengemplang Pajak: 'Yang Biasa Nyolong Tak Bisa Lagi!'
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 22.14