Masuk PSI, Dedi Mulyadi Berpotensi Berpasangan dengan Gibran di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jurnalis senior Hersubeno Arief menyatakan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berpotensi pindah dari Partai Gerindra ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk kepentingan Pilpres 2029. Hal ini didasarkan pada elektabilitas yang lebih tinggi Dedi dibandingkan Presiden Prabowo Subianto, sehingga posisinya di Gerindra terasa tidak nyaman. Hersubeno mengingatkan bahwa Dedi sebelumnya pernah melakukan "lompat partai" dari Partai Golkar ke Gerindra, sehingga pola serupa bisa terulang jika ada tawaran dari PSI.
Dengan peluang PSI yang tumbuh menjadi partai besar, skenario pasangan capres-cawapres Dedi Mulyadi dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2029 terbuka lebar. Menurut Hersubeno, jika terjadi kolaborasi yang saling menguntungkan, Dedi bisa dipasangkan dengan Gibran yang masih menjadi bagian dari sirkulasi kekuasaan.
Sebelumnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa target PSI bukan hanya fokus pada mengamankan kursi di parlemen, tetapi lebih luas lagi mencapai kemenangan dalam Pemilu 2029. Dalam sambutannya pada Rakorda PSI Kota Kupang, Jokowi menyampaikan bahwa ada target besar yang ingin dicapai, namun tidak merinci lebih lanjut dalam forum tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.09
Keakraban Jokowi-Prabowo-Gibran di HUT RI Sinyal 2029? Begini Analisis Pengamat
Berita terkait
Pola Lompat Partai Dedi Mulyadi Terulang? Dari Golkar-Gerindra, Kini Diincar PSI
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.20
Dedi Mulyadi Diam-diam Diincar Jokowi, Disiapkan Dampingi Gibran 2029?
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 11.00
Jokowi Disebut Sudah Siapkan Rencana Jika Prabowo Tidak Maju Capres 2029
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 15.45
Dedi Mulyadi Disebut Bakal Merapat ke PSI
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 19.20