Masuk PSI, Dedi Mulyadi Berpotensi Berpasangan dengan Gibran di 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Jurnalis senior Hersubeno Arief menyatakan bahwa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berpotensi pindah dari Partai Gerindra ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI) untuk kepentingan Pilpres 2029. Hal ini didasarkan pada elektabilitas yang lebih tinggi Dedi dibandingkan Presiden Prabowo Subianto, sehingga posisinya di Gerindra terasa tidak nyaman. Hersubeno mengingatkan bahwa Dedi sebelumnya pernah melakukan "lompat partai" dari Partai Golkar ke Gerindra, sehingga pola serupa bisa terulang jika ada tawaran dari PSI.
Dengan peluang PSI yang tumbuh menjadi partai besar, skenario pasangan capres-cawapres Dedi Mulyadi dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2029 terbuka lebar. Menurut Hersubeno, jika terjadi kolaborasi yang saling menguntungkan, Dedi bisa dipasangkan dengan Gibran yang masih menjadi bagian dari sirkulasi kekuasaan.
Sebelumnya, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa target PSI bukan hanya fokus pada mengamankan kursi di parlemen, tetapi lebih luas lagi mencapai kemenangan dalam Pemilu 2029. Dalam sambutannya pada Rakorda PSI Kota Kupang, Jokowi menyampaikan bahwa ada target besar yang ingin dicapai, namun tidak merinci lebih lanjut dalam forum tersebut.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 13.41
Dian Sandi PSI Posting Jokowi Lihat Karhutla, Netizen: Sindir Menhut Raja Juli Antoni?
kumparan · 21 Agustus 2026 pukul 18.28
Gerakan Pemuda Marhaenis beri tongkat Ganesha Bali ke Jokowi: Estafet ke Gibran
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 16.01
Keakraban dengan Jokowi Belum Jadi Sinyal Prabowo-Gibran Berlanjut di Pilpres 2029
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 17.09
Keakraban Jokowi-Prabowo-Gibran di HUT RI Sinyal 2029? Begini Analisis Pengamat
Berita terkait
Disebut Punya Finansial 'Tak Berseri', Pengamat Beberkan Alasan PSI Belum Goda Dedi Mulyadi
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 12.00
Skenario Jokowi Dibongkar: Dedi Mulyadi Tetap di Gerindra, tapi Disiapkan Duet dengan Gibran
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 11.20
Mengapa Jokowi Belum Buru-buru Bawa Dedi Mulyadi ke PSI? Pengamat Ungkap Alasannya
Warta Ekonomi · 28 September 2026 pukul 10.50
Duet KDM-Gibran Ramai, Ini Sikap Dedi dan Respons Simpel Jokowi
Warta Ekonomi · 27 September 2026 pukul 17.03