Mau Disogok Berkali-kali, Prabowo: Siapa yang Tidak Mau Terus di Jalan yang Benar, Minggir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa praktik suap masih merusak birokrasi Indonesia. Dalam acara Penyerahan Denda Administratif Satgas PKH pada 6 Oktober 2026, Prabowo mengaku dirinya sendiri berkali-kali menjadi sasaran upaya penyuapan selama dua tahun terakhir. Ia menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi, penyelundupan, dan perampokan kekayaan negara sering mendapat perlawanan dari kelompok yang diuntungkan oleh praktik ilegal tersebut.
Prabowo memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pemerintahan dan Satgas PKH agar tetap berada di jalan yang benar atau memilih untuk mengundurkan diri. Ia memastikan pemerintah tidak akan gentar menghadapi tekanan berupa kekuatan finansial, serangan media sosial melalui buzzer, maupun aksi demonstrasi. Presiden mengapresiasi abdi negara yang tetap setia pada sumpah jabatan demi memperjuangkan kesejahteraan rakyat kecil.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 7 Oktober 2026 pukul 06.15
Serba-serbi Prabowo Saksikan Penyerahan Uang Rp 13,2 T Satgas PKH di Kejagung
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 22.38
Prabowo: yang Tidak Mau Bersihkan Diri, Tunggu Waktunya Saja
Liputan6.com · 6 Oktober 2026 pukul 19.41
Prabowo: Dua Tahun Ini Berkali-kali Saya Mau Disogok
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 19.36
Cerita Prabowo Berkali-kali Mau Disogok dalam 2 Tahun Pemerintahannya
Berita terkait
Mau Disogok Berkali-kali, Prabowo: Siapa yang Tidak Mau di Jalan yang Benar, Minggir
Warta Ekonomi · 7 Oktober 2026 pukul 06.00
Prabowo Ungkap Menteri hingga Dirjen Jadi Sasaran Suap: 'Saya Mau Disogok'
Warta Ekonomi · 6 Oktober 2026 pukul 20.08
Prabowo Ultimatum Jajaran: yang Tak Mau Bersihkan Diri Tunggu Waktu Saja!
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 19.30
Prabowo Ultimatum Anak Buah: Tidak Mau Ikut Jalan yang Benar, Minggir
CNN Indonesia · 6 Oktober 2026 pukul 18.13