MBG Adalah Kunci, Tiap Keteledoran Dapur Risikonya Adalah Kehancuran Nama Baik Prabowo
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai Prof Henri Subiakto, UNAIR, sebagai faktor kritis bagi keberlangsungan kebijakan Presiden Prabowo Subianto. Setiap kesalahan operasional di dapur atau SPPG berpotensi merusak nama baik Prabowo secara politik. Henri menegaskan MBG telah melekat kuat dengan kebijakan pemerintah, sehingga masalah di lapangan langsung memengaruhi persepsi publik. Ia memperlihatkan kekhawatiran atas banyak kasus keracunan dalam pelaksanaan MBG, yang menunjukkan program skala nasional memerlukan pengawasan ketat. Kesalahan para petugas dapat menimbulkan risiko sabotase, kerusakan reputasi, dan penurunan kepercayaan publik terhadap Prabowo.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 11 September 2026 pukul 15.00
179 Siswa SD di Lombok Dilarikan ke UGD karena Keracunan MBG
Media Indonesia · 11 September 2026 pukul 08.30
KPAI Minta Pemerintah Evaluasi Total Program MBG Usai Keracunan Berulang
JPNN.com · 10 September 2026 pukul 19.30
Merespons Pidato AHY, Idrus Golkar Nilai Prabowo Konsisten Satukan Berbagai Kekuatan Politik
Media Indonesia · 10 September 2026 pukul 19.11
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Daftar Penerima MBG
Berita terkait
Pakar: MBG Baik Buruknya Secara Keseluruhan Identik dengan Kualitas Pengambilan Keputusan Prabowo
Warta Ekonomi · 11 September 2026 pukul 13.30
43 Ribu Siswa Keracunan MBG, Direktur RPI Desak DPR Gulirkan Hak Angket dan Interpelasi ke Prabowo
Warta Ekonomi · 10 September 2026 pukul 07.00
Kasus Keracunan MBG Terus Berulang, KPAI: Harus Jadi Alarm Keras Prabowo
JPNN.com · 5 September 2026 pukul 17.44
Tanggapi Pidato Prabowo, Charles PDIP Minta Desain Ulang Program MBG
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 15.10