MDKA Balik Cetak Laba US$102 Juta, Emas dan Nikel Jadi Andalan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) mencatat laba bersih US$102 juta pada semester I 2026, berbalik dari rugi US$16 juta pada periode yang sama tahun lalu. Pendapatan konsolidasian melonjak 64% menjadi US$40 miliar, dengan EBITDA meningkat 191% mencapai US$512 juta. Pertumbuhan ini didorong oleh penguatan bisnis nikel dan emas.
Sektor nikel melalui PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) menjadi kontributor utama dengan produksi bijih nikel naik 121% menjadi 15,2 juta wmt. Sementara itu, produksi emas grup naik 32% menjadi 66.814 ounce, didukung oleh Tambang Emas Tujuh Bukit dan operasional baru Tambang Emas Pani. Untuk semester II 2026, MDKA fokus meningkatkan produksi emas Pani, melanjutkan studi kelayakan tembaga Tujuh Bukit, serta mengoptimalkan proyek HPAL.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 25 September 2026 pukul 11.05
Geser China, RI Kini Jadi 'Raja' Nikel Olahan Dunia
Berita terkait
UNTR Perkuat Bisnis Emas dan Nikel di Tengah Tekanan Batu Bara
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 14.27
Kinerja AMMN Melejit, Penjualan Tembus US$2,05 Miliar di Semester I
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 17.03
Laba Bersih United Tractors Capai Rp 956 M pada Semester I 2026, Anjlok 88%
kumparan · 8 September 2026 pukul 15.00
Geger Penemuan Harta Karun Rp 1.600 Triliun 3 Kilometer di Bawah Tanah
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.20