Geger Penemuan Harta Karun Rp 1.600 Triliun 3 Kilometer di Bawah Tanah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penelitian di Situs Wangu, Provinsi Hunan, China, berhasil menemukan cadangan emas terbesar di dunia dengan perkiraan lebih dari 1.000 metrik ton, bernilai sekitar 600 miliar yuan atau Rp 1.600 triliun. Penemuan ini dimulai saat tim peneliti melakukan pengeboran awal sedalam 2.000 meter dan menemukan sekitar 300 ton emas. Eksplorasi kemudian dilanjutkan hingga kedalaman 3.000 meter, yang berhasil menambah total akumulasi emas hingga lebih dari 1.000 ton.
Para ilmuwan menemukan banyak inti batuan yang mengandung emas tinggi, termasuk sampel bijih dengan konsentrasi hingga 138 gram per metrik ton. Teknologi pemodelan tiga dimensi dikembangkan oleh Biro Geologi Hunan menjadi kunci utama dalam memetakan formasi emas di bawah tanah dengan akurat. Wakil Kepala Biro Geologi Hunan, Liu, menekankan bahwa metode ini sangat penting untuk mengidentifikasi lokasi pengeboran yang tepat, termasuk area pinggiran.
Temuan ini diproyeksikan akan menarik investasi domestik dan minat perusahaan pertambangan global. Proyek masif di kawasan ini juga diharapkan mendorong pengembangan infrastruktur, seperti transportasi dan pasokan energi, di wilayah sekitar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 20.08
Mengejutkan dan Dramatis, Indonesia Raih Emas, China Keok di Final Bulu Tangkis Asian Games 2026
JawaPos · 24 September 2026 pukul 12.31
Harga Emas Hari Ini Turun, Antam Dibanderol Rp 2,64 Juta di 24 September
Liputan6.com · 24 September 2026 pukul 08.20
Update Harga Emas Perhiasan Hari Ini Kamis 24 September 2026
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 14.27
UNTR Perkuat Bisnis Emas dan Nikel di Tengah Tekanan Batu Bara
Berita terkait
AI China Pangkas Waktu Berburu Mineral, dari 6 Bulan Jadi 1 Minggu
Detik.com · 17 September 2026 pukul 22.00
China Temukan Tambang Emas Raksasa di Dasar Pasifik, Kadarnya Capai 15,4 Gram Per Ton
SINDOnews · 14 September 2026 pukul 10.13
Investor China Pilih Malaysia dan Singapura untuk Amankan Aset
CNN Indonesia · 11 September 2026 pukul 10.43
Geger Temuan Harta Karun Rp 1.588 T di Bawah Tanah, Ini Lokasinya
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.30