Jakarta · Minggu, 16 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Membaca Arah Ekonomi RI usai Melaju 5,29 Persen di Kuartal II 2026

Pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II 2026 mencapai 5,29 persen secara tahunan, dengan kumulatif semester I sebesar 5,45 persen. Seluruh komponen pengeluaran tumbuh, termasuk konsumsi rumah tangga (5,06 persen) dan investasi (6,87 persen). Belanja pemerintah menjadi penopang utama dengan kenaikan 15,97 persen, didorong oleh pembayaran gaji ke-13 dan program Makan Bergizi Gratis. Dari sisi sektor, semua usaha tumbuh kecuali pertambangan yang mengalami penurunan 1,64 persen, dengan pertumbuhan tertinggi di sektor pengadaan listrik dan gas (10,81 persen) serta akomodasi dan makan minum (10,60 persen). Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, menilai angka ini sebagai sinyal positif bahwa target pertumbuhan tahun 2026 berpotensi melampaui 5,2 persen, menunjukkan resiliensi ekonomi domestik di tengah tekanan global. Namun, tantangan ke depan meliputi menjaga daya beli masyarakat, memperluas lapangan kerja di sektor manufaktur dan pertanian, serta membangun kepercayaan investor melalui kebijakan yang konsisten. Analis ISEAI, Ronny P. Sasmita, mengingatkan bahwa kualitas pertumbuhan perlu diperkuat dengan peningkatan investasi dan stabilitas makroekonomi agar pertumbuhan berkelanjutan.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait