Membedah Fakta Pertumbuhan Ekonomi RI di Kuartal II-2026
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2026 sebesar 5,29 persen year on year (yoy). Ekonomi semester I-2026 tumbuh 5,45 persen dibanding semester I-2025. PDB atas dasar harga berlaku mencapai Rp 6.552,1 triliun dan atas harga konstan Rp 3.576,2 triliun, menurut Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS M. Edy Mahmud.
Konsumsi rumah tangga menjadi penopang utama dengan kontribusi 2,67 persen terhadap sumber pertumbuhan dan distribusi 53,32 persen terhadap PDB. Pengeluaran konsumsi rumah tangga tumbuh 5,06 persen yoy, melandai dari 5,52 persen pada kuartal I-2026 setelah dorongan Ramadan dan Idulfitri. Industri pengolahan nonmigas tumbuh 5,32 persen (naik dari 5,14 persen), sementara industri makanan dan minuman tumbuh 6,51 persen (melandai dari 7,04 persen). Provinsi di Pulau Jawa mendominasi dengan kontribusi 56,47 persen dan pertumbuhan 5,65 persen yoy.
CNBC Indonesia akan membahas data ini bersama Chief Economist Bank Mandiri Andry Asmoro dalam Squawk Box pada 13 Agustus 2026.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
ANTARA News · 14 Agustus 2026 pukul 16.30
Prabowo: Data sensus ekonomi jadi dasar penyusunan kebijakan
CNN Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 16.19
Prabowo Jamin Sensus Ekonomi Tak Digunakan Buat Kejar Kekayaan Rakyat
Berita terkait
BPS: Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29%, Konsumsi Rumah Tangga Jadi Penopang Utama
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 13.14
Breaking! Ekonomi Indonesia di Kuartal II 2026 Tumbuh 5,29%
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 12.02
Konsumsi Rumah Tangga Tumbuh Positif Selama Kuartal II-2026
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 11.30
Belanja Pemerintah Melonjak 18,62%, Jadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 15.40