Membuka jalan talenta digital Indonesia di ASEAN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Perundingan Perjanjian Kerangka Kerja Ekonomi Digital ASEAN (DEFA) dijadwalkan rampung Mei 2026 dan akan ditandatangani pada November mendatang di Manila, Filipina. Implementasi DEFA diprediksi mampu mendorong potensi ekonomi digital kawasan ASEAN hingga mencapai 2 triliun dolar AS pada tahun 2030.
Namun, integrasi pasar ini menciptakan tantangan besar terkait kesiapan talenta digital lintas negara. Perbedaan sistem pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi antarnegara membuat kualifikasi tenaga kerja sulit dibandingkan. Selain itu, pesatnya perkembangan teknologi seperti AI, analisis data, komputasi awan, dan keamanan siber terus mengubah standar kompetensi yang dibutuhkan industri.
Bagikan
Berita terkait
RI Kejar Kue Ekonomi Digital US$600 Miliar dari Kesepakatan ASEAN
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 11.55
QRIS Bakal Bisa Dipakai di Seluruh ASEAN, Airlangga Ungkap Syaratnya
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.31
China dan ASEAN Segera Bentuk Kawasan Perdagangan Bebas Tingkat Tinggi
CNN Indonesia · 19 September 2026 pukul 21.05
HILL ASEAN 2026 Soroti Prime Generation: Generasi 40+ yang Aktif Berkembang
kumparan · 4 September 2026 pukul 13.15