Jakarta · Jumat, 28 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

RI Kejar Kue Ekonomi Digital US$600 Miliar dari Kesepakatan ASEAN

Pemerintah Indonesia menargetkan nilai ekonomi dari Kesepakatan ASEAN Digital Economic Framework Agreement (DEFA) mencapai US$600 miliar, dengan penandatanganan direncanakan pada November 2026 di Manila, Filipina. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyampaikan hal ini dalam Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) pada 27 Agustus 2026. Kesepakatan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 6-7% secara berkelanjutan.

Dengan adanya DEFA, potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$340 miliar pada 2030, dan berpotensi naik hingga US$2 triliun. DEFA juga sejalan dengan pelaksanaan Strategi Nasional Ekonomi Digital 2030, mendukung aksesi OECD, penguatan infrastruktur digital, pengembangan SDM digital, transformasi UMKM, dan penguatan regulasi keamanan siber.

Lebih lanjut, melalui DEFA, Indonesia dapat memperkuat kebijakan berdasarkan praktik internasional, menarik investasi di sektor teknologi tinggi, memperkuat kedaulatan data nasional, dan membangun ekosistem digital yang inklusif serta kompetitif, termasuk bagi sektor UMKM.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait