RI Kejar Kue Ekonomi Digital US$600 Miliar dari Kesepakatan ASEAN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menargetkan nilai ekonomi dari Kesepakatan ASEAN Digital Economic Framework Agreement (DEFA) mencapai US$600 miliar, dengan penandatanganan direncanakan pada November 2026 di Manila, Filipina. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyampaikan hal ini dalam Sidang Pleno Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) pada 27 Agustus 2026. Kesepakatan ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai 6-7% secara berkelanjutan.
Dengan adanya DEFA, potensi ekonomi digital Indonesia diperkirakan mencapai US$340 miliar pada 2030, dan berpotensi naik hingga US$2 triliun. DEFA juga sejalan dengan pelaksanaan Strategi Nasional Ekonomi Digital 2030, mendukung aksesi OECD, penguatan infrastruktur digital, pengembangan SDM digital, transformasi UMKM, dan penguatan regulasi keamanan siber.
Lebih lanjut, melalui DEFA, Indonesia dapat memperkuat kebijakan berdasarkan praktik internasional, menarik investasi di sektor teknologi tinggi, memperkuat kedaulatan data nasional, dan membangun ekosistem digital yang inklusif serta kompetitif, termasuk bagi sektor UMKM.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 15.31
QRIS Bakal Bisa Dipakai di Seluruh ASEAN, Airlangga Ungkap Syaratnya
JawaPos · 27 Agustus 2026 pukul 15.45
Menko Airlangga Targetkan Transaksi Harbolnas 2026 Tembus Rp 40 Triliun, Genjot Ekonomi Kuartal IV
Detik.com · 28 Agustus 2026 pukul 05.55
Ekonomi Kuartal IV Digenjot Lewat Harbolnas
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 19.03
Investasi Rp19,07 Triliun Berpotensi Masuk Jateng dari CJIBF 2026
Berita terkait
Video: Gali Potensi Mineral Kritis dan EBT, RI Incar Investor Teknologi
CNBC Indonesia · 16 Agustus 2026 pukul 17.00
Target Harbolnas 2026 Rp 40 T Jadi Motor Ekonomi Akhir Tahun
CNBC Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 06.55
Jelang Harbolnas 2026: Warga RI Ditarget Jajan Rp40 T Selama 7 Hari
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.55
Airlangga Pasang Target Transaksi Hari Belanja Online Nasional Rp 40 Triliun
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 12.40