Mendag Akui Harga Cabai Lagi Mahal: Karena Musim Panas
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengakui kenaikan harga cabai, khususnya cabai rawit merah yang mencapai Rp 70.000 per kilogram secara nasional. Menurutnya, faktor musim panas menjadi penyebab utama kenaikan harga tersebut. Data dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) menunjukkan harga cabai merah keriting naik 0,09% menjadi Rp 55.996/kg, sementara cabai rawit merah naik 0,56% mencapai Rp 74.435/kg. Harga cabai merah besar juga mengalami kenaikan 0,09% menjadi Rp 48.202/kg.
Untuk menstabilkan harga, pemerintah berupaya mengalihkan pasokan dari daerah dengan kelebihan produksi ke wilayah yang kekurangan. Budi menegaskan komunikasi terus berlangsung dengan pihak terkait agar pasokan cabai tetap terjaga meski terdampak musim panas.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Agribisnis Cabai Indonesia (AACI) Abdul Hamid memperkirakan harga cabai rawit merah bisa mencapai Rp 120.000/kg jika produksi hanya bergantung pada dataran rendah dan terjadi kegagalan panen dalam beberapa bulan ke depan. Prediksi ini menggambarkan ketidakpastian pasokan yang masih menghantui pasar cabai nasional.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 22 September 2026 pukul 17.45
Mendag Sebut Musim Panas Jadi Biang Kerok Harga Cabai Meroket
Berita terkait
Cabai Tembus Rp100 Ribu, Begini Siasat Warteg dan RM Padang di Jakarta
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 13.17
Harga Pangan 22 September 2026: Cabai Rawit Hijau Turun, Beras Super Naik
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.20
Harga Cabai Rawit Naik Berjamaah, Kementan Beri Respons Tak Terduga
CNBC Indonesia · 22 September 2026 pukul 06.20
Ini Penyebab Harga Cabai Naik hingga Tembus Rp100 Ribu per Kg
CNN Indonesia · 21 September 2026 pukul 09.22