Mendag Sebut Harga Daging Sapi RI Melambung Gegara Harga Minyak
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan kenaikan harga daging sapi di dalam negeri dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia, yang menyebabkan biaya logistik dan transportasi kapal naik. Akibatnya, realisasi impor daging sapi hingga kini hanya mencapai sekitar 40 persen dari kuota yang ditetapkan pemerintah. Beberapa importir sedang mencari sumber pasokan dengan biaya lebih rendah, sementara pemerintah mendorong pencarian alternatif pemasok di luar negeri selain Australia, yang selama ini menjadi sumber utama. Pemerintah juga akan mengoptimalkan impor daging kerbau yang relatif lebih murah, dengan realisasi kuotanya belum mencapai 50 persen.
Harga daging sapi nasional rata-rata mencapai Rp143.737 per kilogram pada pekan pertama Agustus 2026, naik 0,54 persen dibandingkan Juli 2026. Kenaikan terjadi di 56 kabupaten/kota, dengan sejumlah daerah mencatat harga jauh di atas rata-rata nasional. Di Kabupaten Melawi, harga mencapai Rp180 ribu per kg, sementara di Puncak Jaya, Pegunungan Bintang, dan Nabire, harga mencapai Rp200 ribu per kg. Harga minyak Brent naik 0,81 persen menjadi US$89,63 per barel, dan WTI menguat 0,85 persen menjadi US$83,91 per barel.
Pemerintah terus berkomunikasi dengan importir dan akan menggelar rapat untuk mengkaji kendala rendahnya realisasi impor. Upaya dilakukan untuk menemukan sumber pasokan yang lebih kompetitif agar harga daging sapi di dalam negeri dapat tertahan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 12 Agustus 2026 pukul 20.30
Mendag Ungkap Minyak Dunia Jadi Pemicu Kenaikan Harga Daging Sapi
Berita terkait
Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat untuk Tekan Dwelling Time
VOI · 3 September 2026 pukul 18.55
Trump Bebaskan Sementara Tarif Impor Daging Sapi Giling untuk Turunkan Harga
VOI · 22 Agustus 2026 pukul 18.15
Bukan Pelemahan Ekspor, Mendag Tunjuk Penyebab Neraca Dagang Defisit
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 18.15
Jawab Kendala Impor China, Natindo Cargo Optimalkan Pengiriman Kargo Terpadu
SINDOnews · 30 Juli 2026 pukul 20.10