Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat untuk Tekan Dwelling Time
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong pelaku usaha untuk mengoptimalkan Pusat Logistik Berikat (PLB) guna mempercepat arus barang dari pelabuhan dan menekan dwelling time serta biaya logistik. Menurut Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi, keberadaan PLB dapat berperan sebagai penyangga pelabuhan karena barang yang masuk tidak perlu lama berada di kawasan pelabuhan. Barang dapat segera dipindahkan ke PLB sebelum menjalani proses berikutnya, sehingga occupancy rate di pelabuhan dapat ditekan. Dwelling time yang dimaksud adalah waktu yang dibutuhkan peti kemas sejak dibongkar dari kapal hingga keluar dari kawasan pelabuhan.
Optimalisasi PLB memungkinkan barang lebih cepat meninggalkan kawasan pelabuhan karena tersedia tempat penampungan sementara. Namun, Hendri menegaskan bahwa keberadaan PLB tidak serta-merta dapat mengatasi persoalan kemacetan kendaraan di sekitar kawasan pelabuhan, karena masalah lalu lintas berada di luar kewenangan Bea Cukai.
Bea Cukai juga memastikan fasilitas kepabeanan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan dan memberi dampak pada perkembangan usaha. PT Sarana Gemilang, yang telah memanfaatkan fasilitas PLB sejak 2017, hingga 2026 tidak menghadapi persoalan berat. Namun, pelaku usaha masih mengeluhkan kuota impor besi, baja, dan suku cadang yang membutuhkan waktu lama serta proses dokumen yang rumit.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 3 September 2026 pukul 06.55
Begini Jurus Baru Bea Cukai Hilangkan Kemacetan Arus Barang Pelabuhan
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 14.55
Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat
JPNN.com · 3 September 2026 pukul 06.53
Tekan Dwelling Time, Bea Cukai Jakarta Optimalkan Peran PLB Sebagai Penyangga Pelabuhan
Berita terkait
Resmikan Pemindai Peti Kemas ke-10 di Tanjung Priok, Bea Cukai Perkuat Pengawasan Ekspor
JPNN.com · 1 September 2026 pukul 11.51
Lestari Wijaya Abadi Jadi Pengusaha di Pusat Logistik Berikat
JPNN.com · 31 Agustus 2026 pukul 11.46
Maersk Logistics Indonesia Jadi Pusat Logistik Berikat, Ini Harapan Bea Cukai
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 16.59
Arus Peti Kemas IPC TPK Tembus 2,17 Juta TEUs Per Juli 2026
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 19.23