Jakarta · Kamis, 24 September 2026Cari
WargaKonoha

Menguji Ketahanan Energi RI saat Dua Jalur Pasokan Global Bermasalah

Ketahanan energi Indonesia tengah menghadapi ujian pasca gangguan pasokan minyak global. Konflik Timur Tengah dan serangan di Rusia mengurangi pasokan minyak mentah, sementara sanksi AS terhadap Rusia memperparah situasi. Pengamat Universitas Padjadjaran Yayan Satyakti menilai stok operasional BBM RI cukup aman untuk gangguan jangka pendek (21 hari), namun tidak struktural jika gangguan berlanggar panjang. Harga keekonomian BBM diproyeksikan naik 18-26 persen, menyebabkan kompensasi Pertalite meningkat dari Rp5.000 menjadi Rp6.600 per liter. Wilayah Indonesia Timur paling rentan dampak. Program biodiesel B50 memberi kontribusi, tetapi belum cukup sebagai solusi utama. Pengamat Universitas Andalas Syafruddin Karimi menekankan pentingnya diversifikasi pasokan ke AS, Afrika Barat, Amerika Latin, serta percepatan Cadangan Penyangga Energi (CPE) nasional. Bioetanol E20 masih dalam tahap awal implementasi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait