Menhub Buka Suara soal Rencana KAI Impor KRL Bekas dari Jepang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT KAI mengusulkan impor 23 trainset KRL bekas dari Jepang sebagai solusi transisi untuk mengatasi lonjakan penumpang KRL Jabodetabek. Kebutuhan ini mencakup 7 trainset formasi SF12 dan 16 trainset SF8, yang disesuaikan dengan panjang peron stasiun. Langkah ini dipicu kenaikan jumlah penumpang sebesar 11,3% pada semester I-2026, dengan rata-rata harian mencapai 1,1 hingga 1,3 juta orang, serta perlunya penggantian armada berusia di atas 40 tahun.
Komisi VI DPR RI telah memberikan lampu hijau terhadap rencana impor tersebut untuk memenuhi kapasitas angkutan. Namun, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa Kemenhub belum menerima pengajuan resmi dari KAI. Menhub menegaskan akan mengikuti arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan pemerintah.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 19.30
Siap-Siap! KRL Jakarta-Bogor Tembus Lido, ke Bekasi Sampai Cikampek
kumparan · 24 September 2026 pukul 08.34
Saat PT KAI Dapat Lampu Hijau dari DPR untuk Impor KRL Bekas
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 07.00
KAI Bakal Impor Kereta Bekas dari Jepang, Ini Alasannya
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 00.10
Komisi VI Setujui PT KAI Impor Kereta Bekas, Ini Alasannya
Berita terkait
Pemerintah Terus Mematangkan Kesiapan Penerapan Zero ODOL 2027
JPNN.com · 24 September 2026 pukul 13.48
Headway KRL Green Line Bakal Dipangkas Jadi 4-5 Menit
Detik.com · 24 September 2026 pukul 12.24
KAI Commuter Operasikan Kembali 1 KRL Buatan Lokal di Lintas Bogor
Warta Ekonomi · 24 September 2026 pukul 12.05
Penumpang KRL Tembus 1,1 Juta Orang Per Hari
Detik.com · 24 September 2026 pukul 11.21