KAI Bakal Impor Kereta Bekas dari Jepang, Ini Alasannya
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Kereta Api Indonesia (Persero) berencana mengimpor 23 rangkaian kereta bekas dari Jepang untuk kebutuhan KRL. Langkah ini diambil karena kondisi armada saat ini sudah tua, dengan banyak rangkaian yang berusia di atas 40 tahun.
Impor kereta bekas dipilih sebagai solusi transisi karena proses pengadaan jauh lebih cepat, hanya membutuhkan waktu satu hingga dua bulan setelah disetujui. Hal ini berbeda dengan impor kereta baru yang memakan waktu satu hingga dua tahun dan berpotensi mengganggu produksi kereta dalam negeri.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 06.25
Ini Pertimbangan Bos KAI Minta Izin Impor KRL Bekas
kumparan · 23 September 2026 pukul 22.34
DPR Setujui KAI Impor KRL Bekas
kumparan · 23 September 2026 pukul 21.12
KAI Siapkan KRL Bekas dari Jepang, Bantu Tambal Operasional
CNN Indonesia · 23 September 2026 pukul 20.47
KAI Usul Impor KRL Bekas Jepang untuk Atasi Kekurangan Kereta
Berita terkait
Molor Lebih dari Setahun, Bos KAI Keluhkan KRL Buatan INKA
Warta Ekonomi · 23 September 2026 pukul 20.24
KAI Bakal Impor 23 Rangkaian KRL Bekas dari Jepang
Liputan6.com · 23 September 2026 pukul 19.50
Nasib Transportasi RI: 92 Trainset KAI Berusia 40 Tahun-Butuh Permak
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 19.45
7 KRL Masuk Bengkel, KAI Ungkap Kapan Bisa Dipakai Lagi
Detik.com · 16 September 2026 pukul 15.16