Dari Pupuk ke Panen, Begini Peran Pupuk Indonesia dalam Jaga Ketahanan Pangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Pupuk Indonesia (Persero) memainkan peran strategis dalam ketahanan pangan melalui penyaluran pupuk bersubsidi. Hingga 1 September 2026, perusahaan telah menyalurkan 6,33 juta ton pupuk bersubsidi dari alokasi 9,8 juta ton (64,3%). Penyaluran 2025 mencapai 8,11 juta ton, naik 10,68% dibanding tahun sebelumnya. Sistem i-Pubers dan Peraturan Presiden No. 6/2025 mempercepat distribusi pupuk. Pemerintah berhasil menurunkan harga pupuk 20%, pertama kali dalam sejarah. Kapasitas produksi Pupuk Indonesia mencapai 14,8 juta ton per tahun, cukup untuk memenuhi kebutuhan domestik dan ekspor. Laba bersih Januari-Juni 2026 mencapai Rp8,51 triliun, tumbuh 253%. Transformasi operasional dan diversifikasi pendapatan mendukung efisiensi biaya serta penyediaan pupuk terjangkau bagi petani.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 19.20
Penyaluran Pupuk Bersubsidi Capai 6,42 Juta Ton hingga 7 September 2026
CNN Indonesia · 7 September 2026 pukul 16.35
Sambung Rasa di Joho, Petani Milenial Kenalkan Melon Sweet Lavender
Berita terkait
Prabowo Bilang RI Udah Swasembada 8 Komoditas, Janji Daging OTW-Kapan?
CNBC Indonesia · 14 Agustus 2026 pukul 11.12
Prabowo: Harga Pupuk Berhasil Turun 20 Persen, Pertama Kali dalam Sejarah
kumparan · 14 Agustus 2026 pukul 10.41
Transformasi Industri Pupuk RI: Dari Produktivitas ke Keberlanjutan
Detik.com · 6 September 2026 pukul 09.49
Dukung Penguatan Produksi Gula Nasional, Menteri Pertanian Apresiasi SGC di Tulang Bawang
SINDOnews · 3 September 2026 pukul 12.03