Fenomena El Nino dan Ketahanan Pangan Nasional
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

El Niño adalah fenomena alam yang terulang setiap 2-7 tahun, menguji ketahanan pangan Indonesia. Setiap siklus menyebabkan penurunan produksi komoditas, kekeringan, dan risiko kebakaran. Fokus saat ini lebih pada manajemen krisis jangka pendek seperti pasokan air dan bantuan darurat, namun tidak cukup untuk meningkatkan tangguhnya. Ketahanan pangan harus dibangun sebelum krisis terjadi, dengan memperhatikan kesehatan tanah. Degradasi tanah akibat intensifikasi pertanian jangka panjang merusak fungsi dasar tanah, memperparah kerentanan terhadap kekeringan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 22 September 2026 pukul 19.25
Legislator Demokrat Minta Pemerintah Antisipasi Urbanisasi yang Ancam Regenerasi Petani & Sektor Pangan
kumparan · 21 September 2026 pukul 19.05
KSP Tinjau Irigasi P3-TGAI di Deli Serdang: Pangan Tak Boleh Bergantung Impor
Liputan6.com · 21 September 2026 pukul 13.30
Harga Beras Hari Ini Kualitas Super Sentuh Rp 18 Ribu per Kg
Berita terkait
El Nino dan Air Laut Tak Halangi Panen Padi 166 Ton di Batang
Detik.com · 19 September 2026 pukul 09.15
Mentan Amran Klaim Stok Beras Aman 10 Bulan di Tengah Ancaman El Nino
kumparan · 14 September 2026 pukul 12.11
El Nino Terjadi Pada 50 Ribu Hektare Lahan, Berikut Deretan Inovasi Yang Disiapkan Kementan
JawaPos · 14 September 2026 pukul 11.46
Ilmuwan Kaget Lihat Ganasnya El Nino 2026
Detik.com · 11 Agustus 2026 pukul 16.46