Waspada Paparan Abu Vulkanik Anak Krakatau, Ini Cara Melindungi Diri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Gunung Anak Krakatau diperkirakan erupsi dengan status Level III/Siaga sejak 4 September 2026. Erupsi bersifat Strombolian menghasilkan lontaran batu pijar dan abu vulkanik yang menyebar ke Banten, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Barat, hingga Bengkulu. Badan Geologi melarang aktivitas dalam radius 3 km dari pusat erupsi dan masyarakat di wilayah terdampak diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan serta menggunakan perlindungan diri. BMKG mencatat dua klaster sebaran abu pada ketinggian 20.000 dan 50.000 kaki. Kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penderita asma perlu mendapat perhatian khusus. Jika mengalami gejala setelah terpapar abu, segera hubungi layanan kesehatan.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 6 September 2026 pukul 12.00
BNPB Gelar Operasi Modifikasi Cuaca untuk Bersihkan Abu Vulkanik Anak Krakatau
kumparan · 6 September 2026 pukul 11.46
Abu Vulkanik G. Anak Krakatau Mengandung Silika Seperti Serpihan Kaca yang Tajam
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 11.44
Langit Lampung Gelap Akibat Abu Anak Krakatau, Warga Mulai Sesak Napas
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 11.44
8 Cara Melindungi Diri dari Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berita terkait
Paparan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terpa 3 Provinsi, Salah Satunya Jakarta
JawaPos · 6 September 2026 pukul 11.30
Abu Vulkanik Anak Krakatau Sampai Jakarta, Warga Diminta Jangan Panik
kumparan · 6 September 2026 pukul 11.07
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Sampai Jabodetabek, Ini Bahayanya bagi Kesehatan!
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 10.48
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Kepung Banten, Debu Selimuti Mobil dan Motor
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 09.53