Menkes Minta Warga Tidak Panik dan Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengimbau masyarakat di wilayah terdampak sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) untuk tidak panik dan mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebaran abu vulkanik akibat erupsi GAK telah mencapai wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Lampung, dan Bengkulu. Abu vulkanik dapat mengganggu kesehatan pernapasan, mata, dan kulit. Masyarakat diminta menggunakan masker jika harus keluar rumah dan mencari perlindungan mata dengan kacamata. Jika mengalami gangguan pernapasan, segera ke puskesmas yang telah disiapkan alat nebulizer dan oksigen konsentrator.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 15.00
Abu Vulkanik Anak Krakatau Menyebar ke 5 Provinsi, Berikut Daftar Lengkapnya
Media Indonesia · 6 September 2026 pukul 13.43
Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Menkes: Waspadai Tiga Hal
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 13.27
Semarang Disebut Terdampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, BMKG: Masih Negatif
Warta Ekonomi · 6 September 2026 pukul 13.21
Menkes Ingatkan Bahaya Abu Anak Krakatau, Warga Diminta Tetap di Rumah
Berita terkait
Warga Sesak Nafas Akibat Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau
Media Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 16.48
Antisipasi Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Kemenkes Siapkan Nebulizer di Puskesmas
SINDOnews · 6 September 2026 pukul 12.36
Tips Kurangi Risiko Gangguan Kesehatan dari Abu Vulkanik Aktivitas Gunung Anak Krakatau
JPNN.com · 6 September 2026 pukul 12.00
Badan Geologi: Suara Dentuman di Jabar dari Erupsi Gunung Anak Krakatau
Detik.com · 6 September 2026 pukul 11.45