Jakarta · Selasa, 18 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik, Meski Defisit Rp2 Triliun per Bulan

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan pemerintah belum memiliki rencana untuk menaikkan iuran BPJS Kesehatan di tengah defisit program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mencapai sekitar Rp2 triliun per bulan. Pemerintah pusat berkomitmen memberikan dukungan penuh untuk menambal kekurangan anggaran tersebut agar tidak membebani masyarakat luas.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengungkapkan bahwa defisit keuangan ini sebagian besar dipicu oleh 54 juta peserta yang tidak aktif membayar iuran. Meskipun cakupan kepesertaan JKN sudah mencapai 285 juta jiwa atau 98,6 persen dari total penduduk Indonesia, tingginya jumlah peserta nonaktif sangat memengaruhi stabilitas arus kas iuran program.

Kondisi defisit semakin tertekan oleh beban pelayanan kesehatan yang mencapai sekitar Rp500 miliar per hari dari dua juta transaksi. Total pengeluaran klaim bulanan mencapai Rp16 triliun, sedangkan iuran yang diterima hanya Rp14 triliun per bulan, menciptakan selisih pembiayaan sebesar Rp2 triliun setiap bulannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait