Menkeu AS: China Keberatan Soal Ekspor Murah Tak Berkelanjutan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5349927/original/093879500_1757942338-AP25248769598975.jpg)
Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan China adalah satu-satunya anggota G20 yang menolak dukung pernyataan bersama terkait ekspor murah tidak berkelanjutan dari ekonomi non-pasar. Dalam komuniké G20, 19 anggota setuju bahwa negara dengan surplus eksternal berlebihan harus menghapus kebijakan nonpasar yang memperparah ketidakseimbangan dan menyebabkan ketergantungan pada ekspor. Departemen Keuangan AS mencatat China juga menentang paragraf tentang gangguan pelayaran di Selat Hormuz, pengawasan IMF, dan isu utang luar negeri. Bessent menyampaikan harapannya agar China berperan menyelesaikan isu Iran, mengingat Tiongkok memperoleh 50% pasokan energi dari kawasan Teluk dan menjadi mitra dagang utama Iran. Sementara itu, AS sedang melakukan perundingan perdagangan jangka panjang dengan Beijing, dengan Presiden Xi Jinping dijadwalkan mengunjungi AS pada akhir September.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Warta Ekonomi · 2 September 2026 pukul 17.09
AS Bombardir 2 Kapal Tanker Iran, Trump Disebut Setujui Kebijakan ‘Tanker for Tanker'
Detik.com · 2 September 2026 pukul 17.01
5 Berita Terpopuler Internasional Hari Ini
Media Indonesia · 2 September 2026 pukul 15.07
Trump Ancam Musnahkan Iran jika Berani Balas Serangan AS
Detik.com · 2 September 2026 pukul 14.48
Pertama Kali, AS Serang 2 Kapal Tanker Pemerintah Iran
Berita terkait
AS Mau Bikin Iran KO, Teheran Balik Menantang
CNBC Indonesia · 26 Agustus 2026 pukul 05.41
AS Beberkan Rencana Isolasi Ekonomi Iran Pekan Depan, China Terancam Jadi Sasaran
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 19.24
AS Bikin Iran Makin Kuat di Timur Tengah, Ini Buktinya
CNBC Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 22.00
Negara Teluk Uji Pengaruh China ke Iran, Sekuat Apa Xi Jinping?
CNBC Indonesia · 31 Juli 2026 pukul 20.30