AS Mau Bikin Iran KO, Teheran Balik Menantang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Amerika Serikat (AS) mengesahkan sanksi baru yang ditujukan untuk mengisolasi perekonomian Iran, lima bulan setelah konflik militer AS-Israel terhadap Iran berlangsung tanpa penyelesaian. Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengumumkan sanksi terhadap 60 individu, entitas, dan kapal, namun tidak menerapkan opsi sanksi paling keras yang sebelumnya diancamkan. Washington memperingatkan negara yang tetap berdagang dengan Iran berisiko dikeluarkan dari sistem keuangan dolar AS, sekaligus memberi waktu bagi negara-negara untuk mematuhi arahan baru.
Iran menolak keras sanksi tersebut dan menyebutnya sebagai pelanggaran hukum berat terhadap kedaulatan nasional serta ancaman bagi hukum internasional dan PBB. Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan tidak ada negara yang menghargai kedaulatan akan menerima normalisasi pelanggaran hukum. China, sebagai pembeli terbesar minyak Iran, menyatakan kerja sama dengan Teheran dilakukan dalam kerangka hukum internasional dan menolak intervensi asing.
Di tengah tekanan ini, muncul sinyal pembukaan jalur mediasi untuk mengakhiri konflik. Iran dan Oman membahas pembentukan "koridor navigasi sementara bersama" di Selat Hormuz, yang pernah menjadi jalur penting bagi seperlima pengiriman minyak dan LNG dunia. Presiden AS Donald Trump kembali mengklaim seluruh ranjau di Selat Hormuz telah disingkirkan, sekaligus memberi peringatan keras terhadap penempatan ranjau baru.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 24 Agustus 2026 pukul 17.24
Terancam Sanksi AS Terkait Iran, China Buka Suara
VOI · 25 Agustus 2026 pukul 19.31
AS Ancam Sanksi China Jika Nekat Berbisnis dengan Iran
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.38
Pakistan Mediasi Konflik Iran-AS, Dorong Revitalisasi MoU Islamabad
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 10.16
Kapal Tanker Minyak Dihantam Proyektil di Lepas Pantai Oman
Berita terkait
Harga Minyak Mentah Dunia Menguat Tipis Usai AS Perketat Sanksi atas Iran
JawaPos · 25 Agustus 2026 pukul 09.01
AS Ancam Sanksi Berat Negara yang Berdagang dengan Iran, China Masuk Daftar
SINDOnews · 25 Agustus 2026 pukul 09.00
Peluru Iran Mulai Diarahkan ke Para Sekutu AS, Siapa Bakal Kena?
CNBC Indonesia · 24 Agustus 2026 pukul 16.20
Harga Minyak Turun saat Pasar Menanti Sanksi Terberat AS terhadap Iran
VOI · 24 Agustus 2026 pukul 14.15