Menkeu Suahasil Minta BLU Kemenkeu Tak Hanya Kejar Bunga Tinggi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Keuangan Suahasil Nazara memerintahkan Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan agar tidak hanya fokus mengejar bunga tinggi, tetapi juga memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Dalam konferensi pers pada Kamis (24/9), Suahasil menekankan bahwa pendapatan dari bunga harus diimbangi dengan kualitas layanan publik. Untuk mendukung masyarakat berpendapatan rendah, pemerintah melalui PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) menyediakan suku bunga KPR yang lebih rendah melalui program pembangunan rumah bersubsidi. Suahasil juga menjamin kebijakan ini sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga aksesibilitas keuangan bagi lapisan masyarakat yang membutuhkan.
Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menjelaskan bahwa keputusan BI menahan suku bunga acuan di 5,75 persen pada September 2026 didasarkan pada pertimbangan dinamika permintaan kredit sektor swasta yang mulai membaik. Dalam pertemuan tingkat tinggi dengan Menkeu, BI juga memberi imbauan agar BLU tidak meningkatkan suku bunga secara berlebihan, karena hal ini berdampak pada cost of fund yang tinggi. Destry menyatakan bahwa BI menggunakan pendekatan diversifikasi seperti hedging cost untuk menjaga stabilitas moneter, ketimbang mengandalkan penyesuaian suku bunga semata. Permintaan kredit pemerintah masih mendominasi kuartal II 2026, sehingga kebijakan suku bunga dipertahankan untuk mendukung momentum pertumbuhan ekonomi.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 24 September 2026 pukul 18.10
Suahasil Minta SMF, PIP Cs Tak Kejar Bunga Tinggi
Berita terkait
IHSG Hari Ini 17 September 2026: Ditutup Menguat ke 6.462
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.06
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.753, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 15.32
Suku Bunga The Fed Naik, Ini Dampaknya ke Kartu Kredit, KPR hingga Tabungan
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 09.00
Pasar Berekspektasi Terhadap The Fed, Rupiah Jadi Kurang Perhatian
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 11.42