Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.753, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Rupiah ditutup melemah ke Rp17.753 per dolar AS pada perdagangan Kamis (17/9/2026), turun 57 poin dari Rp17.696. Pengamat Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah masih fluktuatif Jumat (18/9/2026) di kisaran Rp17.750-Rp17.790. Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmen APBN mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberikan manfaat kepada masyarakat melalui konsumsi, investasi, pengeluaran pemerintah, dan ekspor. Ruang BI untuk menaikkan suku bunga acuan terbatas menjelang Rapat Dewan Gubernur (22-23/9/2026), dengan ekspektasi penyimpanan suku bunga menguat. Kebijakan moneter pre-emptive BI menaikkan suku bunga acuan secara kumulatif 100 basis poin. Pasar mencermati arah kebijakan fiskal, modal asing masuk, serta fundamental makroekonomi domestik dalam kisaran rupiah Rp17.300-Rp17.800.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 18.08
Kenaikan Suku Bunga The Fed Bisa Percepat Capital Outflow
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 17.15
Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Ditutup Merosot
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 17.06
IHSG Hari Ini 17 September 2026: Ditutup Menguat ke 6.462
SINDOnews · 17 September 2026 pukul 15.49
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Tertekan ke Level Rp17.753
Berita terkait
Pasar Berekspektasi Terhadap The Fed, Rupiah Jadi Kurang Perhatian
JPNN.com · 14 September 2026 pukul 11.42
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.753 Usai The Fed Naikkan Suku Bunga
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.33
The Fed Kerek Suku Bunga, Rupiah Melemah ke Rp17.735/US$
CNBC Indonesia · 17 September 2026 pukul 15.15
Suku Bunga The Fed Naik, Ini Dampak ke Indonesia
Liputan6.com · 17 September 2026 pukul 14.46