Menperin Bongkar PR Industri Halal RI, Pasar Jumbo tapi Investasi Masih Seret
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pasar produk halal Indonesia sangat besar, namun investasi dan kapasitas produksi masih rendah akibat rantai industri yang terfragmentasi. Untuk mengatasinya, Kementerian Perindustrian mengembangkan empat Kawasan Industri Halal di Bintan, Cikande, Jababeka, dan Sidoarjo guna mengintegrasikan bahan baku, sertifikasi, SDM, dan akses pasar.
Pemerintah telah menetapkan Peta Jalan Pengembangan Industri Halal 2025–2029 melalui Permenperin Nomor 40 Tahun 2025. Strategi ini mencakup penguatan infrastruktur, kerja sama internasional, serta fasilitasi sertifikasi halal bagi 12.171 industri kecil hingga 2026. Tujuannya adalah mengubah posisi Indonesia dari sekadar pasar konsumsi menjadi basis produksi, inovasi, dan perdagangan halal global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JawaPos · 27 September 2026 pukul 17.00
Perkuat Industri Halal, Kemenperin Buka Peluang Jenama Lokal Mendunia
Berita terkait
Baru 30,67 Juta Peserta, Dana Pensiun di Indonesia Punya Ruang Tumbuh Besar
Liputan6.com · 26 September 2026 pukul 10.30
BPJPH Ungkap Halal Sudah Jadi Gaya Hidup Generasi Z
JawaPos · 24 September 2026 pukul 20.00
IHSG Ditutup Anjlok 1,20% ke Level 6.298, Rupiah Ikut Melemah 0,69%
kumparan · 24 September 2026 pukul 17.45
Insentif Pajak Indonesia 2026 Diproyeksi Tembus Rp 576 Triliun
JawaPos · 23 September 2026 pukul 15.00