Mensesneg Ungkap Nama Bursa Mineral & Komoditas RI, CPO-Nikel Bisa Masuk
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia sedang menyusun Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) yang akan diberi nama Indonesia Commodity Exchange (Icomex). Icomex akan memperdagangkan komoditas unggulan seperti crude palm oil (CPO), nikel, dan batu bara, namun daftar finalnya belum ditetapkan. Pembentukan bursa bertujuan memperkuat kedaulatan harga komoditas strategis dengan mengontrol mekanisme perdagangan. OJK sedang menyiapkan dua Peraturan OJK (POJK) untuk mengatur operasional Icomex, termasuk tahapan peralihan komoditas ke bursa baru. Terkait ICDX yang sudah beroperasi, pemerintah masih menilai apakah Icomex digabungkan atau beroperasi secara terpisah. Target pembentukan BMKS adalah 2027.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.51
Bahlil Soal Bursa Komoditas: Masa Barang Kita Diatur Orang Lain?
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.40
Istana Bocorkan Nama Bursa Mineral dan Komoditas
CNN Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 13.35
Profil M Sarjito, Calon Kepala Pengawas Bursa Mineral Usulan Prabowo
CNBC Indonesia · 18 Agustus 2026 pukul 14.39
Prabowo Usulkan M. Sarjito Jadi ADK OJK Pengawas Bursa Mineral
Berita terkait
Saat Bahas Bursa Mineral dan Komoditas, Prabowo: 'Emak-emak' yang Kuasai Ekonomi Kita
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 15.07
Bursa Mineral Dinilai Jadi Kunci Penguatan Perdagangan Komoditas Strategis RI
Warta Ekonomi · 22 September 2026 pukul 13.23
Sebelum Masuk Bursa, Mineral dan Komoditas RI Wajib Lulus Uji Mutu dan Kuantitas
kumparan · 20 September 2026 pukul 14.30
Video: RI Bisa Jadi Acuan Harga Nikel - Timah Global, Ini Syaratnya!
CNBC Indonesia · 20 September 2026 pukul 14.00