Bahlil Soal Bursa Komoditas: Masa Barang Kita Diatur Orang Lain?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9327954/original/075423800_1787130407-email-attachment_2026_08_19_ariefhakim-at-klyid_bahlil-godok-larangan-orang-kaya-beli-pertalite-jangan-ambil-hak-rakyat_1000413995.jpg)
Menteri ESDC Bahlil Lahadalia mengungkapkan tujuan pembentukan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis (BMKS) untuk menentukan harga komoditas andalan Indonesia secara mandiri. Selama ini, harga komoditas seperti batu bara, CPO, dan nikel ditentukan oleh negara lain. Dengan BMKS yang akan bernama Indonesia Commodity Exchange (Icomex), pemerintah ingin mengontrol harga sumber daya alam dari dalam negeri. Presiden Prabowo menekankan pentingnya kedaulatan harga komoditas untuk kepentingan ekonomi negara. Batu bara menjadi contoh, di mana pengetatan ekspor berhasil menaikkan harga global. Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Icomex masih dalam proses pengaturan, termasuk hubungannya dengan ICDX yang sudah ada.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 18 Agustus 2026 pukul 04.00
Mensesneg Ungkap Nama Bursa Mineral & Komoditas RI, CPO-Nikel Bisa Masuk
JPNN.com · 21 Agustus 2026 pukul 09.00
Bahlil Lahadalia Sebut Program Presiden Prabowo Sejalan dengan Roh Golkar
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 20.09
Geothermal RI Terbesar di Dunia, tapi Implementasi di Bawah AS
CNBC Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 19.27
OJK Lantik Henry Rialdi Jadi Deputi Pengawasan Bursa Mineral
Berita terkait
Komisi XI DPR: Bursa mineral ICOMEX diluncurkan pada 17 September
ANTARA News · 15 September 2026 pukul 20.50
Siap Jalan 2027, OJK Pastikan Posisi Kunci Bursa Mineral Sudah Terisi
CNN Indonesia · 28 Agustus 2026 pukul 20.59
Istana Bocorkan Nama Bursa Mineral dan Komoditas
Liputan6.com · 17 Agustus 2026 pukul 18.40
Bahlil Ungkap Alasan Prabowo Bentuk Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi
JPNN.com · 2 Oktober 2026 pukul 12.30