Mensos Ungkap 4 Juta Anak Tak Bersekolah, Sekolah Rakyat jadi Komitmen Prabowo Buka Akses Pendidikan bagi Keluarga Miskin
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa terdapat lebih dari 4 juta anak usia sekolah di Indonesia yang tidak sekolah, putus sekolah, atau belum pernah bersekolah. Menanggapi hal ini, Presiden Prabowo Subianto menghadirkan Sekolah Rakyat sebagai komitmen negara untuk membuka akses pendidikan bagi keluarga miskin dan kelompok 'the invisible people' yang selama ini luput dari perhatian pembangunan.
Sekolah Rakyat menerapkan sistem boarding school (berasrama) dengan seluruh biaya pendidikan dan kebutuhan sehari-hari ditanggung oleh negara. Program ini bertujuan memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi dengan mencetak lulusan yang menjadi pekerja terampil, baik di dalam maupun luar negeri, atau melanjutkan ke pendidikan tinggi. Selain pendidikan formal, siswa juga mendapatkan dukungan pemetaan potensi melalui tes DNA Talent secara gratis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 9 September 2026 pukul 21.02
Sempat Putus Sekolah, Siswi Lulusan SRT 53 Pontianak Ini Raih Beasiswa di UAG
kumparan · 9 September 2026 pukul 18.30
Lulus Sekolah Rakyat, Putri Dapat Beasiswa di Universitas Ary Ginanjar
kumparan · 9 September 2026 pukul 10.27
Kunjungi Sekolah Rakyat Pandeglang, Wamensos Dorong Siswa Wujudkan Cita-Cita
Detik.com · 8 September 2026 pukul 22.07
Wamensos Agus Jabo Dorong Siswa Sekolah Rakyat Pandeglang Kejar Cita-cita
Berita terkait
Sekolah Rakyat Wonosobo Terima 330 Siswa Baru di Tahun Ajaran 2026/2027
Detik.com · 31 Juli 2026 pukul 16.23
Wamensos Dorong Sekolah Rakyat Putus Mata Rantai Kemiskinan Antargenerasi
Detik.com · 27 Agustus 2026 pukul 21.16
Wamensos: Negara Jemput Anak Keluarga Miskin untuk Putus Mata Rantai Kemiskinan
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 20.54
Sekolah Rakyat Segera Dibangun, Bupati Mamuju Tengah Serahkan Sertifikat Lahan ke Kemensos
Liputan6.com · 27 Agustus 2026 pukul 10.41