Jakarta · Selasa, 22 September 2026Cari
WargaKonoha

Mentan Amran Beberkan Skema Pembiayaan Pengembangan Bioetanol, 70 persen Anggaran dari Swasta

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memaparkan skema pembiayaan pengembangan industri bioetanol nasional yang melibatkan BUMN, sektor swasta, dan masyarakat. Program ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kemandirian energi nasional melalui biofuel berbasis komoditas pertanian. Bioetanol akan dikembangkan menggunakan tiga komoditas strategis: tebu, ubi kayu, dan jagung, dengan kebutuhan lahan sekitar 1-2 juta hektar.

Pemerintah menyiapkan kepastian lahan dan legalitas kawasan sebagai modal utama agar investasi dapat berjalan tertib. Pemerintah juga mendorong pembangunan kawasan bahan baku dan industri pengolahan untuk meningkatkan nilai tambah sektor pertanian. Dari sisi pembiayaan, alokasi investasi direncanakan 30 persen dari BUMN dan 70 persen dari sektor swasta.

Prioritaskan BUMN sesuai kapasitasnya pada tahap awal, kemudian membuka investasi kepada sektor swasta yang bersedia berpartisipasi. Kepastian lahan menjadi kunci utama percepatan investasi, dengan pemerintah mengawal proses penentuan lokasi dan legalitas lahan secara berkelanjutan. Mentan menegaskan komitmen membangun pabrik bioetanol secara masif di seluruh Indonesia.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait