Mentan Sebut Kecurangan Fortifikasi Ikut Dongkrak Harga Beras dan Inflasi
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan kecurangan fortifikasi beras mendongkrak harga dan inflasi. Berdasarkan pemeriksaan Kementan, 90 persen beras yang diklaim fortifikasi tidak mengandung vitamin sesuai klaim. Harga beras normal Rp 13.500/kg namun dijual hingga Rp 56.000/kg, menyisakan selisih Rp 22.000/kg. Jika ditotal 1 juta ton, kerugian masyarakat mencapai Rp 22 triliun. BPS mencatat beras menyumbang inflasi 0,42 persen pada Agustus 2026. Kenaikan harga tidak disebabkan stok, melainkan praktik penipuan pasar.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 2 September 2026 pukul 14.55
Beras Jadi Penyumbang Inflasi Agustus 2026, Amran Tunjuk Penyebabnya
Liputan6.com · 2 September 2026 pukul 11.04
Harga Pangan 2 September 2026: Cabai Merah Keriting Merangkak Naik
JPNN.com · 2 September 2026 pukul 10.57
Inflasi Riau Tembus 3,27 Persen pada Agustus 2026, Harga Ayam Jadi Pemicu
Liputan6.com · 1 September 2026 pukul 15.45
Tren Harga Beras Terus Naik Sejak Januari 2026, Eceran Tembus Rp 15.641 per Kg
Berita terkait
Sekjen Kemendagri Minta Daerah Segera Intervensi Kenaikan Harga Beras
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 15.37
Ini Biang Kerok Kenaikan Harga Beras
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 07.08
Harga Beras Kompak Naik pada Agustus, BPS Ungkap Penyebabnya
kumparan · 1 September 2026 pukul 19.00
BPS: Harga Beras Naik Lagi, Premium Melonjak 10% Setahun
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 15.10