Menteri Ekraf: Malang Punya Talenta Luar Biasa
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9331034/original/025083900_1787471634-WhatsApp_Image_2026-08-23_at_11.58.44.jpeg)
Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya menghadiri Festival Mbois 11 bertema "Malang Menyala" di Kota Malang untuk mendukung penguatan ekosistem ekonomi kreatif. Ia menekankan festival sebagai ruang pertemuan ide, talenta, pasar, dan investasi guna mengembangkan karya secara berkelanjutan dengan perlindungan KI dan komersialisasi. Malang dinilai memiliki talenta dan dukungan akademisi, pemerintah, serta komunitas yang luar biasa. Status Kota Kreatif UNESCO bidang Media Arts menjadi modal untuk regenerasi talenta melalui Malang Creative Center (MCC) sebagai ecosystem hidup. Festival Mbois 11 yang diiklankan menargetkan lebih dari 20.000 pengunjung, 500 pelaku kreatif, serta 300 business matching dengan nilai transaksi Rp 50-150 miliar. Upaya ini selaras dengan Perpres Nomor 37 Tahun 2026 tentang Rindekraf 2026-2045 yang mencakup riset, pendidikan, pembiayaan, infrastruktur, hingga konservasi KI.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 15.10
Menteri Ekraf Puji Ekosistem Kreatif Malang: Potensi Buka Lapangan Kerja
SINDOnews · 23 Agustus 2026 pukul 13.46
Menekraf Puji Ekosistem Kreatif Malang, Dorong Jadi Solusi Tekan Pengangguran Gen Z
Berita terkait
Kemenkum Bali Dorong Penguatan Kekayaan Intelektual Demi Dongkrak Ekonomi Daerah
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 22.10
DJKI & Kemenkum Bali Verifikasi Desa Kamasan Jadi KBKI, Dorong Ekonomi Kreatif
JPNN.com · 14 Agustus 2026 pukul 21.57
Potensi KI Sumbawa Barat Mulai Dipetakan, Empat Motif Tenun Didaftarkan Hak Cipta
JPNN.com · 5 Agustus 2026 pukul 11.45
KKI 2026 Ditutup, BI Catat Transaksi UMKM Rp 144,2 Miliar, Naik 46 Persen
kumparan · 23 Agustus 2026 pukul 17.02